Jelang Demo Damai Jilid III Beredar Surat Permintaan Dana Rp 120 Juta

surat
Surat edaran permintaan sumbangan/Istimewa

LINTAS7.COM – JAKARTA – Warga RW08 Komplek Gading Kirana, Kelapa Gading, Jakarta Utara mendapatkan surat edaran yang meminta uang Rp120 juta. Surat edaran tersebut beredar jelang demo damai Jilid III yang akan kembali dilakukan secara besar-besaran pada 25 November 2016 dan 2 Desember 2016.

Isi surat tersebut mengatasnamakan Polres Jakarta Utara meminta sumbangan kepada masing-masing Kepala Keluarga (KK) harus menyumbang Rp200 ribu untuk pengamanan yang akan dilakukan 20 anggota Brimob dari Kalimantan Barat dan enam TNI untuk mengantisipasi demo.

BACA JUGA : 

Namun, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Awal Chairuddin membantah pihaknya meminta uang sumbangan yang totalnya berjumlah Rp 120 juta.

“Itu tidak benar. Saya semalam sudah bertemu dengan yang membuat surat itu, sudah kami konfirmasi,” kata Awal dikutip Tribunnews.com, Senin (21/11/16).

Mengenai bantuan sebanyak 12 kompi personel kepolisian dari berbagai daerah, Awal tidak menepisnya.

“Mengamankan pasti. Tapi apa kami minta uang? Kan tidak boleh, dinalar saja, masa kami minta uang. Tapi kalau ada yang ingin membantu, ya enggak apa-apa,” ucap Awal.

Di tempat terpisah, Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono mengaku keberatan atas adanya surat edaran nomor 025/RW-08/XI/2016 tersebut bertuliskan tembusan ke Polsek Kelapa Gading dan Polres Jakarta Utara.

“Kami tidak pernah meminta atau diberitahu mengenai iuran operasional pengamanan demo tersebut,” tukasnya.

Ia menegaskan, surat pernyataan tersebut tak ada hubungannya dengan pihak kepolisian.

“Itu memang iuran swadaya warga Gading Kirana yang dimaksud untuk membantu dana operasional anggota polisi, tapi itu sama sekali tidak ada permintaan dari anggota kepolisian,” ujar Argo saat dihubunngi wartawan.

Berikut isi lengkap surat yang beredar:

“Dengan Hormat,

Dalam rangka antisipasi dampak demo tanggal 25 November dan 2 Desember 2016, di lingkungan RW 08 Gading Kirana telah diperbantukan 20 (dua puluh) anggota BRIMOB dari Kalimantan Barat dan 6 personel TNI. Sesuai dengan pengarahan POLRES Jakarta Utara, hal ini dipandang perlu karena Gading Kirana adalah jalur utama Kelapa Gading dari pintu masuk barat, samping Arta Graha.

Untuk mendukung operasional 20 anggota Brimob ditambah 6 personel TNI, diperlukan dukungan dana operasional dari tanggal 17 Nopember sampai tanggal 5 Desember 2016 minimal Rp120.000.000 (seratus dua puluh juta rupiah). Kami harapkan partisipasi seluruh warga minimal Rp200.000,- per KK. Parrtisipasi seluruh warga dapat disetor ke rekening R-08, BCA 419 388 7778 atas nama Frans Gunawan atau ke sekretaris RW atau diambil kolektor RW.

Bilamana kondisi keamanan memburuk dimana diperlukan tambahan penjagaan keamanan lingkungan RW-08 GK, maka kami akan melibatkan warga, terutama laki-laki, untuk ikut berpartisipasi. Semua akan kami komandokan demi kebersamaan dan kepedulian dalam menjaga keamanan lingkungan Gading Kirana.”

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR