Ade Komarudin : Perbedaan Aspirasi Harus Dikelola dengan Baik

Ade
Ketua DPR RI Ade Komarudin/Istimewa

LINTAS7.COM – JAKARTA – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI berencana akan melakukan aksi Bela Islam jilid III pada 2 Desember 2016.

GNPF menuntut agar Gubernur non aktiv Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang saat ini telah menjadi tersangka kasus penistaan agama ditahan.

BACA JUGA : 

Mengenai hal itu, Ketua DPR RI Ade Komarudin tidak mau menanggapi panjang.

Politisi Golkar itu mengatakan, mengaca dari aksi yang telah dilakukan, yang paling terpenting dalam kasus Ahok adalah aspirasi hasrus dikelola dengan baik dan taat hukum.

“Yang terpenting perbedaan aspirasi harus dikelola dengan baik dan taat hukum. Negara tidak boleh membentuk katup aspriasi dari manapun, selama itu bermanfaat untuk bangsa. Harus diberikan jalan kepada semua pihak untuk mengikuti hukum, dalam kasus apapun. Kebetulan sekarang pada kasus ini, kita ingin memenuhi rasa keadilan, tolong jaga negeri ini persatuan dan kesatuannnya,” ujarnya, Jakarta, Senin (21/11/16).

Oleh karena itu, ia berharap, semua pihak, baik itu pimpinan DPR, Eksekutif, Kepolisian, dan TNI, sama-sama menghadapi persoalan ini dengan kepala dingin dan demokratis.

“Mereka harus melayani masyarakat dengan sikap mengayomi untuk mencari titik temu. Hindari terjebak mempromosikan konflik, tonjolkan titik damai, bukan ketegangan dan konflik. Keanekaragaman dan perbedaan dibiarkan tumbuh dan dikelola dengan baik untuk menjadi kekuatan bangsa ini,” tukasnya.(*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR