Zumi Zola Jadi Tersangka Suap RAPBD 2018

istimewa
Borgol / Istimewa

LINTAS7.COM – Gubernur Jambi Zumi Zola disebut sebagai tersangka oleh Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

Basaria saat dikantor KPK mengatakan, Zumi Zola (Zz)  bersama rekannya ARN diduga menerima gratifikasi berkaitan dengan proyek-proyek di wilayahnya sejumlah enam miliar rupiah  (Rp 6 miliar).

“Tersangka ZZ, baik bersama-sama dengan tersangka ARN (Arfan/Plt Kadis PUPR Jambi) diduga menerima hadiah atau janji baik terkait proyek di Jambi, maupun dari penerimaan lainnya sebagai Gubernur Jambi, jumlahnya Rp 6 miliar,” ucap Basaria di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (02/02/18).

Selain itu, ia juga mengungkapkan politikus muda PAN itu sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 24 Januari 2018 lalu.

Mengapa baru sekarang di umumkan? Basaria mengaku, alasan  KPK menunda mengumumkan status tersangka tersebut agar penyidikan yang sedang berlangsung di lapangan tidak terganggu.

“Jadi kami menunggu hasil penyelidikan tim penyidik di lapangan, supaya tidak terganggu,” ungkapnya.

Zumi ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sekaligus  Pelaksana tugas Kepala Dinas  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arfan.

Keduanya dijerat Pasal 12B Undang-undang Nomor 31 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. (*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR