Tolak Aziz Jadi Ketua DPR, PDIP Usul Pimpinan DPR Dikocok Ulang

foto
Aria Bima [ist]
LINTAS7.COM – Politisi PDI Perjuangan Aria Bima menolak Aziz Syamsuddin di proses sebagai Ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] lantaran menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

 

Menurut Bima, lengsernya Ketua Umum Partai Golkar itu dari jabatan Ketua DPR RI merupakan momentum pembenahan lembaga legislatif.

Baca: Gerindra Usung Sudrajat di Pilgub Jabar, Zulkifli: Partai Mana yang Mau Koalisi

Oleh karena itu, Bima mengusulkan agar pemilihan Ketua DPR RI dikocok ulang.

“Saat ini PDIP melalui rapat pengganti Bamus akan minta fraksi-fraksi diadakan kocok ulang secara keseluruhan,” kata Bima, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin [11/12/17].

Baca: Pilpres 2019, Dukungan Golkar ke Jokowi Sudah Mutlak

Bima yakin, dengan dikocok ulangnya pimpinan DPR dapat mengevalusi kinerja pimpinan secara kolektif dan merespons keinginan publik memperbaiki citra kelembagaan dan pimpinan yang saat ini terpuruk pada titik nadir.

“Kita bisa evaluasi apa yang dilakukan DPR saat ini dan tentunya tidak lepas dari kerja pimpinan dewan,” ucapnya.

Baca: MPR Sudah Terima Surat Penunjukan Aziz Syamsuddin Sebagai Ketua DPR

Perlu diketahui, Ketua Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat DPP Partai Golkar Roem Kono menyebut adanya arahan dari Ketua Umum nonaktif Partai Golkar Setya Novanto menunjuk Aziz sebagai Ketua DPR RI menggantikan Novanto.

Bagaikan gayung bersambut, Aziz pun memastikan dirinya siap untuk menjabat Ketua DPR RI. [Mutia]

Baca: Janji Ekonomi ‘Meroket’ Jokowi Masih Jauh

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR