Sutiyoso yang Selamatkan Megawati dari Penyerbuan PDI Suryadi

Megawati
Photo : Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/istimewa

LINTAS7.COM – JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Sutiyoso sebagai calon tunggal Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Marciano Norman.

Meski penunjukan itu menjadi pro kontra, lantaran Sutiyoso diduga terlibat dalama peristiwa 27 Juli 1996 atau disebut “Kuda Tuli”, namun Ketua Forum Korban 27 Juli, Agus Siswantoro menerima keputusan Jokowi.

Alasan dirinya mendukung, karena Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah merestui keputusan Jokowi menunjuk Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu sebagai calon Kepala BIN.

“Kalau Bu Megawati sudah mendukung Sutiyoso masak anak buah melawan,” kata Agus, dalam diskusi ‘Harapan DPR kepada Calon KaBIN Sutiyoso’ di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/06/15).

Agus mengatakan, meski Sutiyoso dianggap bersalah, tetapi proses hukum yang sudah dilalui tidak pernah menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai tersangka. Sutiyoso, menurut Agus hanya berstatus sebagai saksi dalam proses pengungkapan fakta selama 19 tahun belakangan ini.

“Saya bertanya langsung kepada ibu Mega, kenapa menyetujui Sutiyoso, Bu Mega menjawab, Sutiyoso lah yang menyelamatkan Mega dari bahaya dimalam penyerbuan itu, pada malam penyerbuan itu, Sutiyoso meminta Bu Mega untuk tidak datang ke kantor DPP,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku, telah mempertimbangkan rekam jejak dan kompetensi Letjen TNI (Purn) Sutiyoso dibidang militer dan politik sebelum ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) menggantikan Letjen (Purn) Marciano Norman.

Menurut dia, Pengajuan Sutiyono sebagai KaBIN telah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, khususnya pasal 36.

Presiden Jokowi yakin, pengalaman Sutiyoso di ketentaraan, intelijen dan sipil akan sangat membantu Negara dalam mendeteksi dini adanya ancaman terhadap stabilitas.(*)

KLIK SEBELUMNYA

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR