Pergantian Panglima TNI, Sistem Sudah Kembali ke Zaman SBY

foto
Syarief Hasan [ist]
LINTAS7.COM – Presiden Joko Widodo [Jokowi] dinilai telah sesuai menjalankan sistem pergantian Panglima TNI yang sebelumnya dijalankan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono [SBY] .

 

“Saya pikir itu sudah benar, sistem sudah kembali lagi pada saat zaman Pak SBY kan, nanti kita berikan apresiasi,” ujar Anggota Komisi I DPR RI fraksi Demokrat Syarif Hasan, beberapa hari lalu di kawasan DPR RI, Senayan, Jakarta.

Baca: Lemkaji MPR : Dunia Pendidikan Indonesia Perlu Banyak Perbaikan

Menurutnya, Marsekal Hadi Tjahjanto merupakan sosok jenderal yang tepat menggantikan Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI.

“Dia menjabat Kepala Staf TNI AU, sudah. Kedua, pernah menjaba sebagai Sekretaris Militer. Berari dia sudah tahu tugas-tugas Panglima TNI,” ujar politikus Demokrat.

Baca: HAM-IPB Minta Seluruh Alumni Diikut Sertakan Dalam Munas

Sebelumnya, Mensesneg Pratikno telah menyerahkan nama calon Panglima TNI usulan Presiden Jokowi ke DPR.

Diketahui, dalam surat itu tertulis nama Marsekal Hadi Tjahjanto diajukan sebagai calon tunggal pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018.

Baca: Pemerintah Diminta Hati-Hati Kelola BUMN

Gatot diangkat menjadi Panglima di Era Presiden Joko Widodo menggantikan Jendral [purn] Moeldoko yang juga berasal dari prajurit AD.

Sebelum Moeldoko, yakni di era SBY, Panglima TNI dijabat oleh prajurit Angkatan Laut [AL] yakni Laksamana Agus Suhartono.

SBY memang menerapkan sistem bergilir dalam memilih Panglima TNI selama menjadi presiden. [Siti Asnah]

TINGGALKAN KOMENTAR