Peran Strategis Indonesia di Pasifik dan Regional ASEAN Dinilai Sangat Penting

istimewa
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini /istimewa

LINTAS7.COM – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini berharap Indonesia dapat menunjukkan taringnya di kancah internasional khususnya di wilayah Asia-Pasifik dalam pasar bebas.

Pasalnya ia melihat, wilayah negara-negara Pasifik berpotensi memberikan lapangan pekerjaan yang sangat besar apabila dikelola dengan baik.

“Sebagai negara besar di kawasan, Indonesia punya peran dan posisi penting untuk ambil bagian dalam upaya menjaga stabilitas kawasan dan mengambil peluang ( benefit ) untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia,” terang Jazuli di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10/17).

Anggota Komisi I DPR RI ini pun menegaskan, penempatan atau peran strategis Indonesia di Pasifik dan Regional ASEAN sangatlah penting karena, saat ini Indonesia telah memasuki era globalisasi yang semakin dalam.

” Apapun perkembangan di kawasan bisa berdampak pada kondisi dalam negeri Indonesia. Apalagi negara-negara besar seperti AS dan China sedang bermain pengaruh di kawasan ini. Indonesia yang sedang giat membangun membutuhkan kerjasama dan kemiteraan strategis dengan negara-negara di kawasan. Untuk itu, kita harus benar-benar menghitung posisi dan peran di kawasan ini. Jangan sampai sekadar menjadi penonton tapi harus menjadi aktor penting/dominan,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia kembali berpendapat, pergeseran kekuatan dunia dari Eropa/Eropa Timur ke Asia Pasifik harus bisa dioptimalkan oleh Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai aktor utama dalam kontestasi geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi.

Hanya saja, lanjutnya, di samping potensi kekuatan/pertumbuhan tersebut, yang perlu diwaspadai dari dinamika kawasan adalah eskalasi konflik di dalamnya mulai dari konflik perbatasan, kepemilikan pulau, laut cina selatan, kelompok sparatis, termasuk Entic Cleansing di Rohingya.

“Kondisi tersebut memerlukan kajian mendalam untuk menelaahnya baik untuk kepentingan stabilitas kawasan maupun untuk kepentingan analisis geopolitik dan geostrategi negara-negara besar di kawasan Asia-Pasifik sehingga Indonesia bisa mengambil posisi dan peran yang tepat. Indonesia yang mempunyai penduduk besar jangan hanya dilihat sebagai potensi pasar. Kita juga harus bisa menunjukkan taringnya jangan hanya unggul dalam ketenagakerjaan saja,” ungkapnya kembali.

Fraksi PKS DPR RI menggelar Seminar Internasional dengan tema “Asia Pasifik Dalam Dinamika Politik Regional” di Kantor Fraksi PKS Gedung Nusantara I, Gedung Parlemen.

Seminar ini menghadirkan sederet pembicara baik dari dalam maupun luar negeri, yaitu Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu Dr. Desra Percaya, Pakar Politik Regional dari Malaysia Prof. Ahmad Tarmizi Ramli, Guru Besar Ilmu Hukum dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Syaiful Bakhri, dan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq (2011-2016). (*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR