Mantan Kepala BAIS Mendukung Program Pangan Jokowi

Tyasno
Mantan Jenderal TNI yang juga Ketua Umum Dewan Harian Nasional 45; Tyasno Sudarto saat photo bareng bersama Ketua Pelaksana Lembaga Pengembangan Pangan Nasional; Santi Mia Sipan, Direktur Utama Pasar Raya; Djangga Lubis dan Walikota Jakarta Selatan; Drs. H. Syamsudin Noor, M.Si.

LINTAS7.COM – JAKARTA – Dalam setiap kesempatan berpidato, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengatakan, bahwa bangsa Indonesia di tahun 2017 nanti harus swasembada pangan. Hal itu guna mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri dan sekaligus bisa menjadi eksportir dibidang pangan khususnya beras.

Ternyata apa yang disampaikan Jokowi, serupa dengan apa yang ucapkan Ketua Umum Dewan Harian Nasional 45 Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto.

BACA : Tyasno Sudarto : Percuma Pemimpin Baik, Tapi Sistem yang Diterapkan Dipengaruhi Asing

Mantan Kepala BAIS (Badan Analisis Intelejen Strategis) yang kini menjabat Ketua Dewan Pengarah KITA Institute ini mengatakan, rakyat akan sejahtera dan cita-cita proklamasi kemerdekaan bisa tercapai, bila bangsa Indonesia benar-benar melakukan swasembada pangan dan menjadi eksportir pangan terbesar di dunia.

“Kedaulatan pangan harus dicapai kembali, seperti pada dekade tahun 80-90-an. Dimana Bangsa Indonesia mendapat julukan sebagai lubung padi dikalangan dunia internasional. Bisa mencukupi pangan dalam negeri tanpa harus mengimpor beras dan bisa mengekspor beras ke luar negeri,” kata Tyasno, kepada para petani di acara di ‘Pasar Tani Unggulan’ yang diadakan di Pasar Santa, Jakarta Selatan, hari Minggu (29/03/15) kemarin.

Sedangkan, Ketua Pelaksana Lembaga Pengembangan Pangan Nasional (Lepek Pangan Indonesia) Santi Mia Sipan menjelaskan, bahwa program Pasar Tani dicetuskan untuk menyadarkan masyarakat pentingnya mencintai pangan lokal nasional.

“Tidak lama lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Jika kita sebagai warga masyarakat tidak berhati-hati dan selektif, komoditi pangan seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan lainnya kita bisa terhempas dan tergilas oleh komoditi impor dari luar negeri yang lebih murah,” ujar Santi dilokasi yang sama.

Sementara itu, Direktur Utama Pasar Raya Djangga Lubis menilai, Pasar Tani ini sangat bermanfaat untuk menyegarkan pasar agar pengunjung tidak merasa bosan.

“Kami akan selalu dan tetap menghidupkan geliat pasar tradisional yang persaingannya semakin hari begitu ketat. Perbaikan sarana dan prasarana, infrastruktur harus terus dilakukan,” ujarnya.

Selain Tyasno Sudarto, Santi Mia Sipan dan Djangga Lubis, hadir pula dalam acara tersebut diantaranya Ketua Yayasan Kedaulatan Pangan Nusantara, Titik S, Walikota Jakarta Selatan Drs. H. Syamsudin Noor, M.Si yang juga sangat mendukung kegiatan tersebut demi kedaulatan pangan Nusantara.(*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR