Mahasiswa UIN Jakarta Keluhkan Status AIS

ais
Academic Information System (AIS)/Istimewa

LINTAS7.COM – JAKARTA – Seluruh mahasiswa UIN Jakarta jelang libur semester ganjil 2015/2016 di kagetkan dengan dengan status sebagai mahasiswa tidak aktif pada AIS. Akibatnya membuat mahasiswa terkejut dan panik.

Sehingga Koalisi Mahasiswa UIN (KMU) Jakarta, menuntut pihak kampus atas insiden tersebut.

BACA JUGA : Indonesia Dinilai Belum Siap Hadapi MEA

“Saya merasa heran, selama 5 semester kuliah di UIN baru kali ini mendapati status tidak aktif di AIS,” kata Presiden KMU Muhammad Faqih, Senin (28/12/15).

Pihak AIS sebelumnya tidak menginformasikan telah terjadi kerusakan pada sistem AIS. Ini sebabnya mahasiswa merasa resah dan gelisah.

“Banyak kawan yang bercerita dan bertanya kepada saya terkait status pada AIS dengan perasaan cemas dan panik. Kemudian ketika saya buka ternyata saya juga mendapati hal yang sama,” tegas Faqih.

Demikian juga, di katakan oleh Nur Cholish sebagai Korlap KMU, UIN yang di gadang-gadang akan menjadi “World Class of University” kini memiliki satu lagi hambatan untuk mencapai itu, yakni kinerja AIS yang kurang memadai dengan sistem standar Internasional.

Hal ini juga berujung membuat pihak rektorat menjadi salah satu sorotan. Bagaimana pun, kebijakan tertinggi dalam kampus ada di tangan rektorat.

“Rektorak adalah kedudukan tertinggi di kampus, ketika dia berkata “A” maka bawahannya pun harus “A”, begitu pun pengelola AIS di bawah kebijakan pihak Rektorat,” kata Faqih.

“Untuk itu, pihak rektorat dan pihak lainnya yang berkaitan dengan kampus, ada atau tidak ada dalam struktur kampus untuk benar-benar memperhatikan semuanya, demi kenyamanan dan ketenangan mahasiswa,” tandas Nur Cholish.(*)

Jurnalis Citizen : Muhammad Faqih

Keterangan :

*Bagi siapa pun yang ingin hasil karya jurnalisnya di siarkan LINTAS7.COM segera kirim ke email : redaksilintas7@gmail.com.

*Redaksi berhak mengedit, namun tidak merubah subtansi pemberitaan.

*Redaksi tidak bertanggung jawab dengan pemberitaan yang dikirim Jurnalis Citizen.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR