KPK Periksa Anggota Polri Terkait Gratifikasi dan Pencucian Uang Panitera PN Jakut

kpk
KPK/istimewa

LINTAS7.COM – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami kasus gratifikasi dan pencucian uang yang menjerat Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi.

Untuk itu, KPK memeriksa seorang anggota Polri bernama Sutikno sebagai saksi.

BACA JUGA : Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Nilai Usulan Ibas ke Ruhut Wajar

“Saya lagi cek itu pangkat dan kesatuan mana. Dia diperiksa terkait pencucian uang R (Rohadi),” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Kamis (29/09/16).

Tidak hanya Sutikno, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lainnya yaitu, Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu Didi Sudjatmadi, Ismet Nuroni, H Satori, Boy Billy, dan Saanan.

Diketahui, KPK telah menetapkan tersangka kepada Rohadi dalam kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang.

Rohadi ditangkap usai menerima uang suap sebesar Rp 250 juta dari Berthanatalia Ruruk Kariman.

Rohadi ditangkap di depan Universitas 17 Agustus, Sunter, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, suap tersebut diberikan untuk mempengaruhi putusan terdakwa Saipul Jamil terkait kasus percabulan di bawah umur dan hubungan sejenis.

Adapun harta yang disita KPK dalam kasus ini berupa satu unit ambulans, satu unit mobil Toyota Yaris, dan satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport.(*)

Jurnalis : M Jokay

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR