Ketua DPD Golkar NTT Setuju Jokowi Ketua Umum Partai Golkar

foto
Presiden Joko Widodo [ist]
LINTAS7.COM – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTT, Melki Lakalena setuju apabila Presiden Joko Widodo [Jokowi] ditarik sebagai ketua umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto yang saat ini sedang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] lantaran terlilit kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

 

“Kalau Pak Jokowi mau, saya setuju. DPD I akan mendukung,” tegasnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis [30/11/17].

Baca: JK Minta Pergantian Ketua Umum, Ketua DPD Partai Golkar NTT: Sabar

Sebelumnya, wacana Presiden Jokowi sebagai ketua umum Partai Golkar diusulkan oleh Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis.

Alasan Margarito mengusulkan itu, karena kesal melihat sikap Golkar yang bergantung pada keputusan Jokowi yang notabenenya saat ini sebagai politisi PDI Perjuangan.

Baca: Rapat Pleno Golkar Tidak Bahas Pergantian Setya Novanto

“Golkar ini payah. Hari ini DPD Golkar ke Jokowi. Emang, Jokowi ketua umum Golkar. Sekalian ajah Jokowi jadi ketum Golkar. Sedikit-sedikit pak Jokowi,” ucap Margarito.

Margarito pun meyakini tidak akan ada kesulitan apapun bagi Golkar guna menjadikan Jokowi sebagai ketua umum, meski saat ini Jokowi menjabat sebagai presiden RI dan Politisi PDI Perjuangan.

Baca: DPN FORSA: Melawan Fitnah dan Adu Domba dengan Kebhinnekaan

Melihat posisi Jokowi di partai besutan Megawati Soekarnoputri tidak menjabat sebagai pimpinan pusat partai.

“Jokowi juga bukan pengurus di PDIP sehingga gak ada kesulitan untuk Golkar untuk Iskan Jokowi sebagai ketum Golkar,” ucap Margarito.

Baca: Mundur Tidaknya Khofifah dari Kabinet Tergantung Presiden Jokowi

Ia berharap, dengan dijadikannya Jokowi sebagai ketum. Permasalahan di Golkar bisa terselesaikan.

“Mudah-mudahan saja itu bisa menyudahi masalah Golkar saat ini serta bangsa. Toh sudah 14 DPD yang telah menemui,” pungkasnya.[*]

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR