Ketatnya Likuiditas, BCA Targetkan Pertumbuhan Kredit Hanya 10%

JAKARTA – Bank Indonesia telah menetapkan kisaran pertumbuhan kredit perbankan terjaga di level 15 sampai 17 persen. Hal itu nampaknya tidak bisa dipenuhi oleh PT Bank Central Asia tbk (BBCA) yang hanya menargetkan pertumbuhan kredit 8 sampai 10 persen per akhir tahun.

Terhitung pada Mei 2014 pertambahan kredit BCA secara nasional hanya 3,5 sampai 3,6 persen. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) hanya 2,55 persen.

“Kalau kita lihat pencapaian Mei, agaknya setahun penuh mungkin industri tidak akan mampu memenuhi, ditambah lagi makin ketatnya likuiditas di pasar,” papar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja di Hotel Indonesia Kempinsky, Rabu (23/7/2014).

Dirinya berpendapat bahwa ketatnya likuiditas bisa menyebabkan suku bunga deposito meningkat. “Akhirnya banyak bank yg mengurangi permintaan pinjaman maka beberapa minggu terakhir likuiditas baik. Bunga deposito terakhir kan 16-17 persen,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini likuiditas masih ketat dan pihaknya mengaku belum bisa memenuhi target pertumbuhan kredit yang ditetapkan BI hingga akhir tahun.

“Pertumbuhan kredit sampe akhir tahun, sekitar Rp45 triliun. Mungkin target tidak bisa kita penuhi hanya 8-10 persen yang bisa kita penuhi,” tukas dia. (rzy)

Sumber: Okezone.com

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR