Kapolri Duga Reuni 212 Bermuatan Politik

foto
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian [ist]
LINTAS7.COM – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menduga aksi reuni akbar 212 yang akan digelar di Monas, pada Sabtu [02/12/17] kental bermuatan politis jelang tahun politik 2018.

 

“Ini juga gak akan jauh-jauh dari politik 2018. Ini pastinya ke arah politik 2018-2019,” ujar Tito di Hotel Bidakara, ‎Jakarta, Kamis [30/11/17].

Baca: 353 Orang Ditetapkan Tersangka Narkoba

Menurut Tito, aksi 212 tahun lalu banyak nuansa politiknya, dimana aksi tersebut memprotes pernyataan Basuki Tjahaja Purnama [Ahok] di Pulau Seribu.

“Kalau yang dulu kan kebanyakan kepentingan politik. Jelas sekali kan dulu arahnya kemana itu, arahnya ke gubernur [DKI Jakarta] yang ‎lama, kan itu politik tinggi sekali,” ucapnya.

Baca: Ketua DPD Golkar NTT Setuju Jokowi Ketua Umum Partai Golkar

Terkait jumlah massa yang akan hadir di aksi reuni 212 nanti,Tito megungkapkan, tidak sebanyak dengan aksi sebelumnya di tahun lalu.

“Yang jelas nggak akan seperti dulu [jumlah massanya],” tandasnya.

Baca: JK Minta Pergantian Ketua Umum, Ketua DPD Partai Golkar NTT: Sabar

Perlu diketahui, sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Reuni Akbar Alumni 212 di kawasan Monas.
Kegiatan itu dilakukan untuk memperingati satu tahun aksi 212.[*]

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR