Jika Benar Terbukti dan Diijinkan, Moeldoko Ingin Menembak Sendiri Anak Buahnya

Moeldoko
Panglima TNI Jenderal Moeldoko (Istimewa)

LINTAS7.COM – JAKARTA – Jika diperkenankan Panglima TNI Jenderal Moeldoko ingin menembak sendiri oknum aparat yang menjual-beli suku cadang pesawat illegal di Bandung, Jawa Barat.

“Kalau terbukti bersalah, bisa dihukum mati, saya sendiri yang nembak,” tegas Moeldoko, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/03/15).

Sebelumnya, tim gabungan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Jawa Barat bersama Staf Pengamanan (Spam) TNI AU berhasil menangkap Prihanto, salah seorang tersangka penjual suku cadang pesawat illegal di sebuah rumah makan di Jalan Alternatif, Cibubur, Jakarta Timur.

Dari tangan pelaku, tim gabungan menyita barang bukti berupa 28 item suku cadang pesawat Cassa 212, di antaranya power brake valve, slaving acc, four way valve, fuel press, hyraulic press, limited valve, accumulator, compensator, amlpifier, arm lower torque, bolt torque, engine mount, swicth, dan lain-lain.

Pelaku yang bernama Prihartono itu merupakan mantan buruh PT Dirgantara Air Service.

Beredar kabar pelaku mendapat onderdil tersebut dari oknum TNI AU Lanud Atang Sanjaya, Bogor dan dari oknum TNI AU Lanud Halim Perdana Kusuma.

Yang menarik dalam kasus ini, barang illegal itu dijual ke sindikat lain untuk dilimpahkan ke perusahaan rekanan pengadaan spare part pesawat TNI AU.

Oleh karena itu, Moeldoko marah besar jika hal itu ternyata benar dilakukan oleh anak buahnya. Kini Moeldoko menunggu perkembangan dari penyelidikan yang dilakukan jajarannya.

“Tindakan tidak profesional, harus ditindak tegas,” ucapnya.(*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR