Fraksi Nasdem Setujui Rencana Penyederhanaan Golongan Listrik

LINTAS7.COM – Anggota Komisi VII DPR RI fraksi NasDem Kurtubi menyatakan fraksinya akan mendukung dan menyetujui rencana penyerdehanaan golongan listrik dibawah golongan listrik 4400VA yang akan dilakukan kementrian ESDM bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kurtubi menyebut, alasan pihaknya menyetujui rencana penyederhanaan golongan listrik itu karena untuk bisa menjadi negara maju, Indonesia di usiannya yang ke 100 seharusnya bisa menyediakan 400 Mega Watt untuk masyarakat.

“Secara umum, kapasitas pembangkit listrik kita relatif amat sangat rendah. Pertumbuhan ekonomi kita yang tidak pernah tinggi sejak Merdeka boleh dibilang, 4,5,6 munkin pernah 7 Persen,saya berpendapat salah satu penyebabnya adalah karena listrik kita kurang,” ucapnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11/17).

Politisi NasDem itu pun kemudian membandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan China yang dinilainya sangat pesat, karena memiliki pembangkit listrik sebanyak 1,6 juta Mega Watt dengan jumlah penduduk satu setengah miliar atau enam kali penduduk Indonesia.

“Kita penduduk 250 juta, pembikin bangkit hari ini 65 ribu megawatt Katakanlah 70 ribu mega watt  karena ada beberapa proyek sudah jadi. Penduduk China 6 kali kita tetapi pembangkitnya 28 kali kita, ini merupakan jawaban Mengapa China dalam 20 tahun terakhir ekonominya tumbuh luar biasa tinggi, bahkan pernah double digit 10.persen,  11. persen,ini kunci dulu,” ungkapnya.

Bukan itu saja, alasan dirinya mendukung rencana penghapusan golongan listrik dibawah 4400VA juga dilihatnya suatu rencana yang bagus untuk menambahkan daya listrik untuk kebutuhan rumah tangga dan UMKM.

Terlebih, rencana PLN itu juga bisa sebagai upaya penyerapan daya listrik yang berlebihan karena proyek pembangunan pembangkit listrik sebesar 35000 MegaWatt hampir terselesaikan.

“Sekarang konsumsi Listrik kita perkapita di bawah 1000 KWH Per kapita. Sekarang sedang dibangun 35.000 megawatt sudah ada selisih sebagian, nanti akan ada selesai, lalu PLN menggumumkan bahwa terjadi surplus daya,  karena proyek 35000 watt ini sebagian sudah selesai. Agar kelebihan daya ini bisa terserap, ada inisiatif pemerintah sama PLN, untuk membuka jalan agar pelanggan PLN ini punya kesempatan, peluang untuk menggunakan listrik lebih banyak dari sekarang,” ungkapnya lebih lanjut.

Pemerintah akan menyederhanakan golongan pengguna listrik rumah tangga dengan menghapus golongan 4.400 volt ampere (VA) ke bawah.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana mengatakan rencana pembahasan golongan langganan rumah tangga itu masih dibahas di internal Kementerian dan akan berlanjut dengan PT PLN. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR