Ekonom dan akuntan desak Jokowi penuhi janji susun kabinet ahli

Merdeka.com – Ekonom dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mengucapkan selamat atas terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia ke-7. Organisasi profesional ini lantas menyoroti janji politikus PDI-P untuk membentuk kabinet yang di dalamnya diisi kalangan profesional.

Ekonom Indonesia Economic Intelligence Sunarsip mengatakan, setelah pesta demokrasi usai, Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi dan Jusuf Kalla menghadapi tantangan lebih sulit. Yakni mengatasi defisit produksi nasional, penyebab defisit transaksi berjalan yang tak pernah dialami sepanjang masa Orde Baru.

“Sampai 2014, Mei juga masih defisit. Karena tekanan impor masih kuat, sementara supply kedodoran. Maka tantangan pemerintahan baru ini jangka pendeknya memperbaiki neraca perdagangan, sedangkan untuk kebutuhan menengah perbaiki struktur sisi supply,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Rabu (23/7).

Pesan yang sama disampaikan Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI Mardiasmo. Kabinet ahli, menurutnya, bisa mendorong transparansi pemerintahan. Termasuk hilirnya adalah laporan keuangan negara sehingga bisa menjadi acuan penegakan prinsip good governance.

“Karena itu diperlukan orang-orang yang memiliki kredibilitas dan kapabilitas serta kompetensi teknikal mumpuni untuk menjalankan amanat itu,” kata Mardiasmo

Tokoh akuntan senior Sudarjadi pun menegaskan perlunya Jokowi membentuk kabinet ahli. Kalaupun terpaksa berkompromi dengan parpol pendukung, maka politikus yang masuk pemerintahan harus dicopot.

“Semua menteri harus bilang, my loyalty is to my country, while loyalty to my party was left behind. Paling enggak dicopot sebagai pengurus partai,” kata mantan ketua BPKP ini.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR