Dua Kali Menang, PRAFA Futsal Lolos ke Babak 16 Besar Liga Nusantara U-23

foto
Prafa Futsal/L7COM

LINTAS7.COM – PRAFA Futsal dipastikan maju ke babak 16 besar Liga Nusantara (Linus) U-23 meraih dua kali kemenangan dalam laga Pra Linus U-23 pada 22-23 Juli 2017 yang digelar Asosiasi Futsal Provinsi DKI Jakarta, di lapangan My Futsal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Sebelumnya dalam laga pembuka, PRAFA menang menghadapi tuan rumah My Futsal dengan skor 4-3.

Di laga kedua melawan Tsinau FC, PRAFA menang 5-2 melalui Abdurrohman Mustafa, Syukur Muhammad, M. Afif Fudin, dan ditutup oleh Syarief Ramdhanie.

Dengan kemenangan ini, PRAFA untuk sementrara duduk di peringkat 6 klasemen akhir dengan selisih gol 5-4.

Adapun peringkat satu klasemen masih ditempati Tim Futsal Zavrel Bassura Muda dengan selisih gol 16-2.

Sebanyak 9 tim otomatis lolos ke babak 16 besar LINUS U-23 DKI yang akan digelar pada 7-13 Agustus 2017 di GOR Ciracas dan My Futsal, Kebayoran Lama, Jakarta.

“Kita songsong Linus DKI Jakarta 2017 dengan tetap fokus, percaya diri dan terus berlatih mempersiapkan diri dengan baik. Terima kasih untuk Faried dan Hasbullah semua pemain dan pihak yang telah mendukung. Tentu ini hasil yang menggembirakan. Ke depan, kita akan pastikan akan lebih baik lagi. Dengan begitu bukan mustahil kita bisa meraih prestasi bahkan sampai ke level nasional,” ujar Pembina PRAFA Futsal Hendrik D. Sirait kepada wartawan, Senin [24/07/17].

Perlu diketahui, PRAFA Futsal merupakan sekolah futsal bagi anak-anak dan remaja berusia 10-20 tahun yang memiliki minat terhadap olahraga futsal. Sekolah futsal ini berdiri sejak 30 Desember 2009 atas insiatif dan gagasan untuk memfasilitasi dan memberi kesempatan terhadap anak-anak dan pemuda di lingkungan urban perkotaan Jakarta (urban poor) dalam mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga khususnya futsal.

Salah satu inisiator sekaligus Manajer PRAFA FC, Ch. Ambong, mengatakan, bahwa melalui kegiatan futsal ini, diharapkan talenta mereka tersalurkan dengan benar dan terhindar dari pengaruh buruk seperti penyalagunaan narkoba, perilaku menyimpang, terlibat dalam konflik isu SARA, dan tawuran baik antar pelajar maupun komunitas.

“Karena itu, PRAFA FUTSAL AKADEMI hadir sebagai wadah bagi penyaluran bakat dan pembentukkan karakter mereka,” tukasnya.[*]

Baca Juga:

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR