DPR ke Aceh Selidik Kasus Pembunuhan Dua Anggota TNI

Anggota TNI
Anggota TNI. (Istimewa)

LINTAS7.COM – JAKARTA – Komisi I dan Komisi II DPR akan bersama-sama menuju Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pada Minggu (29/03/15).

Mereka disana akan mencari tahu sebab akibat terjadi penembakan kepada dua prajurit TNI oleh masyarakat sipil di Aceh.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menilai, kasus penembakan tersebut menandakan masih adanya kelompok masyarakat sipil bersenjata yang dikhawatirkan terkait dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Kalau misalnya kelompok sipil bersenjata ini ada kaitannya dengan GAM ini berarti bahwa gerakan separatisme di Aceh belum sepenuhnya tuntas, ini harus jadi perhatian penting,” imbuh Mahfudz, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/03/15).

Mahfudz mengatakan, tim gabungan DPR nantinya disana akan melakukan pertemuan dengan Polda Aceh, Pangdam serta Kepala BIN di Aceh.

Diketahui, dua orang anggota TNI yakni, Sersan Satu Indra Irawan (41) dan Sersan Dua Hendrianto (36) tewas setelah sempat diculik oleh sekelompok orang tak dikenal. Kedua anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0103 Aceh Utara, dilaporkan sudah jadi mayat dengan luka bekas brondongan tembakan disekujur tubuhnya.

Dilokasi penemuan mayat itu ditemukan 12 selongsong peluru senapan SS1 dan tiga butir selongsong M-16. Hingga kini belum diketahui identitas belasan orang yang diduga mengeksekusi mati kedua anggota TNI itu.

Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto, mempercayakan kejadian yang menewaskan kedua anggotanya itu kepada aparat kepolisia, dan TNI siap membantu mencari pembunuhnya.(*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR