DPR Akan Bahas Surat Pencopotan Fahri Hamzah

foto
Fadli Zon [ist]
LINTAS7.COM – Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku, pihaknya belum memproses pencopotan Fahri Hamzah sebagai pimpinan DPR RI karena surat yang diajukan PKS masuk pada saat masa reses.

 

Namun, politikus Gerindra ini memastikan, DPR akan akan membahas surat pencopotan Fahri Hamzah sebagai pimpinan DPR setelah masa reses berakhir pada Januari 2018.

Baca: KPK Sudah Terima Surat dari Mantan KSAU

“Waktu itu kita langsung reses ya. Surat PKS ini sebetulnya masuk ketika melakukan lobi di Bamus. Kita melihat semua harus sesuai dengan aturan UU MD3,” kata Fadli di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat [15/12/17].

“Pasti akan direspon karena sudah dibacakan di paripurna,” sambungnya.

Baca: Mantan KSAU Belum Bisa Hadir di KPK

Seperti diketahui, F-PKS mengirimkan surat bernomor 509/EXT-FPKS/DPRRI/XII/2017 yang dibuat pada 11 Desember 2017 sebagai tindak lanjut dari surat DPP PKS. Sama seperti surat-surat sebelumnya, surat PKS itu meminta Fahri dicopot dari posisi Wakil Ketua DPR karena yang bersangkutan sudah dipecat dari seluruh keanggotaan partai.

PKS meminta agar Fahri diganti oleh kadernya, Ledia Hanifa Amalia. Namun Fahri masih melawan lewat pengadilan. Baru saja Fahri kembali memenangi gugatannya di Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta soal status keanggotaannya di PKS.

Baca: Gubernur Anies Cabut Dua Raperda Tentang Reklamasi

Partai pimpinan Sohibul Iman itu tak mau tinggal diam. PKS akan melayangkan gugatan kasasi untuk melawan Fahri. [*]

Baca: Plt Ketua DPR Pastikan Akan Bahas Surat Pencopotan Fahri Hamzah Dari Fraksi PKS

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR