Bobi: Pemerasan TKI Hampir di Seluruh Bandara

aksi
Aksi Buruh Migran (Foto Istimewa)

LINTAS7.COM – JAKARTA – Sekjen Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Bobi Alwi mengatakan, pemerasan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tidak hanya dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, saja. Melainkan pemerasan itu sangat masif hampir di semua bandara.

“Masif, karena tidak hanya di bandara soetta, itu terjadi hampir disemua bandara,” ujar Bobi, kepada Lintas7.com, Sabtu (26/07/14) malam.

Menurut Bobi, berdasarkan data organisasinya pada tahun 2013 ada sekira 200 TKI yang cuti di cekal tanpa ada surat perintah pencekalan, lalu dijadikan lahan duit oleh oknum di Bandara.

“Variatif ada yang bayar sampai Rp 3 juta, ini aku punya link (http://www.kaskus.co.id/thread/53bfa4a0128b46c3438b46d5/ktkln-bagi-tki-cuti-atau-re-entry/), sebelum ini rame, kami audensi dengan BNP2TKI,” ungkap Bobi.

Menurut Bobi, pemerasan terhadap pahlawan devisa Indonesia sangat sistematis, karena mereka seolah-olah menggunakan peraturan perundang-undangan, seperti dalil peraturan kepala BNP2TKI, Nota Dinas Kanim Soetta.

“Saya yakin kalau Soekarno-Hatta masih hidup, dia gak akan mau namanya di pake di bandara itu, karena jadi sarang penyamun duit TKI,” tukasnya.

Atas pertimbangan hukum, SBMI bersama jaringan buruh migrant setelah lebaran akan melakukan judicial review tentang KTKLN.

“Kami juga mengirimkan somasi kepada maskapai diseluruh bandara,” tutup Bobi. (*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR