Begini Cara TNI Tanggulangi Gizi Buruk dan Campak di Papua

LINTAS7.COM – Tentara Nasional Indonesia [TNI] ikut turun tangan dalam mengatasi darurat gizi buruk dan campak di Papua.

Kapuspen TNI Mayjen Sabrar Fadhilah memaparkan, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus kesehatan yang direncanakan beroperasi selama satu tahun.

“Tugas satgas khusus ini adalah menangani penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,” terang Sabrar di Jakarta, Senin [29/01/18].

Menurut Sabrar, TNI telah mengirim tim pertama pada 25 Januari 2018 dan dikabarkan telah sampai di pos-pos yang telah ditentukan. Sementara tim kedua telah meluncur pada Senin [29/01/19] ini.

Tim Satgas Kesehatan akan menggunakan semua semua fasilitas yang ada di lokasi Kejadian Luar Biasa [KLB] campak dan gizi buruk.

“Hingga saat ini TNI telah mengirimkan 260 orang. Ke depan tidak menutup kemungkinan kami akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait lainnya,” tambah Sabrar.

Sehingga kedepannya akan ada dokter terbang, dokter perahu, dan sebagainya.

Sebelum mengirim satgas khusus, TNI juga telah menerjunkan tim yang terdiri dari 55 orang di awal-awal terdeteksinya KLB tersebut, dengan menerapkan tiga strategi untuk meminimalisir penyakit. Diantaranya, segera merawat orang yang terjangkit, mengirim ke rumah sakit dan memberikan imunisasi.[*]

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR