Amerika Serikat Hengkang dari Dewan HAM PBB

LINTAS7.COM – Washington – Pemerintah Amerika Serikat menuduh Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai tempat kotor yang melindungi pelanggar HAM.

Sebab itu, Amerika Serikat kecewa karena permintaannya agar Dewan HAM PBB direformasi tidak digubris.

“Sudah jelas bahwa seruan kami supaya diadakan reformasi di Dewan HAM PBB itu tidak diperhatikan, dan para pelanggar HAM terus duduk dan diangkat untuk duduk dalam Dewan itu” ucap Nikki Haley selaku perwakilan Amerika Serikat dilansir L7 dari VOA, Selasa (19/06/18).

Haley mengaku bahwa, setahun lalu telah menjelaskan pentingnya mendorong pelaksanaan HAM yang baik. Namun, karena tidak ada kemajuan maka Amerika Serikat memutuskan keluar dari Dewan HAM PBB.

“Dan saya telah menyatakan bahwa Amerika akan tetap menjadi anggota Dewan HAM itu apabila reformasi-reformasi yang mendasar telah dilakukan,” tuturnya.

“Tetapi, rezim-rezim yang paling kejam di dunia terus saja tidak mendapat sorotan, dan Dewan HAM ini terus mempolitikkan dan mengambing-hitamkan negara-negara yang punya catatan HAM yang positif dalam usaha untuk mengalihkan perhatian dari negara-negara yang melanggar prinsip HAM itu,” sambungnya.

“Karena itu, seperti kami katakan tahun lalu, kalau kami tidak melihat kemajuan apapun, Amerika secara resmi menyatakan diri keluar dari Dewan HAM PBB ini,” tegasnya.

Meski keluar, lanjut Hely, Amerika tetap berkomitmen akan mendorong pelaksanaan HAM yang baik.

“Justru komitmen kami itu tidak mengizinkan kami untuk terus menjadi bagian dari sebuah organisasi yang hanya membesar-besarkan diri sendiri dan menghina HAM,” tandasnya. (Jok)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR